Tampilkan postingan dengan label puisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label puisi. Tampilkan semua postingan

Rabu, 23 Juli 2014

My Award #1

kita butuh angin yang mengalir dari belakang dan samping,
yang dapat memberi rasa sejuk
kita juga butuh angin dari depan yang menantang,
yang menumbuhkan rasa semangat hidup
Hidup perlu dorongan dan dukungan
Tapi hidup juga butuh tantangan

Bulan suci ramadhan tahun ini sudah di ujung, mungkin masih banyak hal yang telah berlalu sia-sia.. waktu-waktu yang terbuang percuma..
Semoga setelah ini semua lebih baik, diatur dan dilakukan lebih baik lagi..

Baru dapat paket dari re!media service, dapat award "Best On-Time Book Writer"
Alhamdulillah.

Minggu, 20 Januari 2013

Emas di Pagi Hari

jalan masih sepi
debu masih diam tak bergerak
saat matahari mengangkat mukanya 
melapisi warna emas ke sebagian kota
emas itu melapisi rambutmu
emas itu melapisi daun-daun pohon di depan rumah
emas itu melapisi putik-putik bunga

senyumlah..
emas ini mungkin lebih berharga dari emas yang lain..
memandangnya dengan takjub.

Sabtu, 29 Desember 2012

Berhenti Mengeluh..



Umm..
Aku penasaran sejumlah suara melingkar diatas atmosfer khatulistiwa
Seperti asap berwarna abu-abu kehitaman
Dan setiap menitnya asap itu bertambah
Bertambah satu persatu dan kadang bersamaan
                Apa itu?
                Itu suara sumbang, dari keluh dan peluh
                Dari rasa tak puas dan rasa lelah
                Dari kesalahan dan ketidakmampuan
Akupun menambahnya dari mulutku..
Dan asap itu semakin pekat di langit..
                Ehm..sudahlah
                Bukan waktunya untuk mengeluh dan berteriak
                Ini bumi
                Dan kita manusia
                Ini Indonesia
                Dan kita rakyatnya
                Berhentilah sejenak dari mengeluh
Bumi dan langit sedang perlu bantuan
Indonesia sedang perlu dibersihkan dan dirawat
Kita bergerak dan terus bergerak
Terayun waktu dan rotasi bumi
Terbakar matahari dan terhujam hujan
Mari melangkah dengan tegar
Mari berlari dengan jiwa terang

Jumat, 28 Desember 2012

Puisi : diam!


(?0205)

Diam...sttt,diam!
Aku merasa ramai..
Aku merasa terlalu ramai..
Sampai semua organ jadi telinga..
Buat dengar..keluhan..manusia-manusia 

Kamis, 27 Desember 2012

Puisi : Hujan (Part 2)


(desember 2002)

Jiwa-jiwa itu ...
Seketika berlari..
Membawa utuh tubuhnya..
Melarikan diri..dari kejatuhannya dari langit
Bagai kristal-kristal yang jatuh ke tanah
Hancur mencair diakhirnya
Mengalir terus ke arah maunya..
Melayat ke tanah perkuburan pula..
          Maka ranting kekanan pula kebawah
          Terayun-ayun dirinya berberat air
          Mengikuti angin yang pula jua membawanya
     Duhai hujan...dipadam semunya matahari
     Sejukkan mata yang silau lihat dunia
     Bila juga temukan dalam remangmu
     Murni rasa jantung hidup di tubuhku
     Basahilah... dengan ridhoNya
     Basahilah...hingga padam yang menyala-nyala

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...